Sumenep, Penamadura.com – Momen ulang tahun tak selalu dirayakan dengan kemeriahan pesta. Di Kabupaten Sumenep, keluarga Afifah memilih memperingati ulang tahun ke-7 putrinya dengan menggelar santunan bagi 1.000 anak yatim sebagai bentuk rasa syukur sekaligus menebar kebahagiaan di bulan Muharam.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Tuan Ghube, Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Kamis (25/6/2026), mengusung tema “Bersyukur Dalam Berkah, Berbagi Dalam Bahagia”. Acara dihadiri ratusan tamu undangan, tokoh masyarakat, serta ribuan anak yatim dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep.
Sejumlah rangkaian kegiatan digelar mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penampilan seni Islami, tausiyah, selawat bersama, hingga prosesi pemotongan kue ulang tahun. Acara ditutup dengan penyerahan santunan kepada 1.000 anak yatim.
Kemeriahan acara turut diwarnai penampilan Selvi, Mila, dan Valen DA7 serta tausiyah dari Ning Imas. Artis Arumi Bachsin juga tampak hadir memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.
Ibunda Afifah, Hj. Arinah Hidayah, mengatakan bahwa keluarga ingin menjadikan hari ulang tahun sang putri sebagai sarana menanamkan nilai kepedulian kepada sesama sejak usia dini.
Menurutnya, kebahagiaan akan terasa lebih bermakna ketika dapat dirasakan bersama, terutama oleh anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Owner PT Arinna Makmur Sentosa itu berharap kegiatan berbagi tersebut membawa keberkahan bagi Afifah dan seluruh keluarga, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk memperbanyak amal sosial, khususnya di bulan Muharam yang dikenal sebagai bulan penuh kemuliaan.
Selain santunan, seluruh peserta juga mengikuti doa bersama agar Afifah tumbuh menjadi anak yang salehah, berbakti kepada kedua orang tua, serta kelak memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, keluarga berharap tradisi berbagi semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga setiap momen kebahagiaan dapat menjadi jalan untuk menghadirkan manfaat bagi sesama. (Red/Emha)
