Peringati HAB ke-80, Menag Dorong ASN Kemenag Isi AI dengan Konten Keagamaan Mencerahkan

oleh
Peringati HAB ke-80, Menag Dorong ASN Kemenag Isi AI dengan Konten Keagamaan Mencerahkan

Pena Madura, Nasional, 03 Januari 2026 – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama dalam menghadapi tantangan perkembangan Artificial Intelligence (AI) di era perubahan yang cepat, kompleks, dan penuh ketidakpastian. Ia meminta ASN Kemenag tidak hanya menjadi pengguna, tetapi turut mewarnai substansi AI dengan nilai-nilai keagamaan yang menyejukkan.

Hal tersebut disampaikan Menag saat memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama di halaman Kantor Kemenag, Jakarta, Sabtu (3/1/2026). Upacara diikuti jajaran pejabat Eselon I dan II, ASN Kemenag pusat, serta pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP).

Menurut Menag, perkembangan AI harus dikawal agar tidak hampa nilai. ASN Kemenag memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan teknologi masa depan tetap berlandaskan nilai ketuhanan dan kemanusiaan.

“AI harus kita arahkan menjadi alat pemersatu dan penguat kerukunan umat, bukan justru menjadi sumber disinformasi dan perpecahan,” ujar Menag.

Ia menekankan pentingnya transformasi ASN Kemenag menjadi pribadi yang lincah, adaptif, terbuka terhadap inovasi, serta responsif dalam melayani umat dengan empati dan integritas. Nilai-nilai tersebut, kata Menag, sejatinya merupakan warisan luhur tradisi keagamaan yang relevan untuk diaktualisasikan di era digital.

Menag juga mengingatkan bahwa sejarah peradaban mencatat peran besar agama sebagai sumber pencerahan dunia, salah satunya melalui Baitul Hikmah yang menjadi pusat keilmuan global pada abad pertengahan. Semangat integrasi antara nilai agama dan rasionalitas itu dinilai perlu dihidupkan kembali dalam konteks kekinian.

Peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”. Menag mengajak seluruh jajaran Kemenag untuk menyatukan tekad dalam mewujudkan pengabdian yang berdampak nyata bagi kemajuan bangsa.

Dengan fondasi keagamaan yang kuat, penguasaan teknologi yang beretika, serta semangat pelayanan yang berkelanjutan, Menag optimistis Kementerian Agama dapat berkontribusi besar dalam mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat. (Red/Emha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *