Baznas Sumenep Salurkan Bantuan RTLH, Warga Kepulauan Terharu dan Bersyukur

oleh
Baznas Sumenep Salurkan Bantuan RTLH, Warga Kepulauan Terharu dan Bersyukur

Pena Madura, Sumenep, 8 November 2025 – Lima warga kurang mampu di wilayah Kepulauan Kangean menerima bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep.

Mereka yang beruntung menerima bantuan tersebut adalah Masia dan Buati, dua janda lansia asal Desa Kolo-Kolo, Kecamatan Arjasa; Rahmatul, janda anak tunggal asal Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa; serta Patli dan istrinya, pasangan lansia asal Desa Torjek, Kecamatan Kangayan; dan Sakinatin, janda dengan tiga anak asal desa yang sama.

Salah satu penerima, Rahmatul, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh Baznas dan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
“Saya berterima kasih kepada Baznas dan juga Bupati Sumenep atas kepeduliannya. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami yang hidup dengan keterbatasan,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).

Hal senada disampaikan Patli, penerima bantuan asal Desa Torjek, yang selama ini tinggal bersama istrinya di sebuah gubuk berukuran 3×5 meter.

“Terima kasih kepada Baznas dan pemerintah daerah. Bantuan ini menunjukkan perhatian nyata bagi masyarakat di kepulauan seperti kami,” katanya.

Ketua Baznas Sumenep, Ahmad Rahman, menjelaskan bahwa program RTLH merupakan bagian dari komitmen lembaganya dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran dan transparan.

“Baznas berupaya agar bantuan yang disalurkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami juga berterima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya Bupati Achmad Fauzi, yang selalu mendukung program-program sosial Baznas,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan RTLH di kepulauan dilaksanakan melalui kerja sama dengan pemerintah desa dan kecamatan setempat agar prosesnya berjalan efektif sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga kepulauan yang selama ini hidup dalam keterbatasan, sekaligus menjadi wujud nyata pengelolaan dana ZIS yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. (Red/Emha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *