oleh

Varitas Bawang Merah Rubaru Ternyata Tahan Cuaca Ekstrim Sekalipun

Penamadura.com, Sumenep 18 Maret 2019 – Bawang merah termasuk salah satu jenis tanaman yang tidak tahan terhadap cuaca hujan, sehingga setiap musim hujan banyak petani bawang di sejumlah daerah gagal panen, akibatnya pasokan bawang dipasaran berkurang dan menyebabkan harga bawang menjadi mahal, di sumenep madura jawa timur, ada varitas bawang yang tahan cuaca hujan ekstrim, di kabupaten sumenep sendiri bawang varitas lokal ini lebih dikenal dengan varitas bawang merah rubaru.

Sejumlah petani bawang di Kabupaten Sumenep Madura mengaku masa panen bawang merah varitas rubru ini enam puluh hari, sehingga dalam setahun petani bisa panen hingga enam kali, setiap 1 ton bibit bawang merah yang ditanam mampu menghasilkan produksi sekitar delapan hingga sepuluh ton perhektar, petani di Sumenep sangat bersyukur dengan adanya varitas bawang merah tahan cuaca ini apalagi dimusim hujan seperti sekarang dimana banyak petani didaerah lain gagal panen.

“Alhamdulillh varitas bawang rubaru ini sangat cocok ditanam disini meskipun kondisi hujan tumbuhnya tetap bagus, meskipun ada juga yang rusak tapi banyak yang bagus,” kata Hari Purwanto (30) petani Bawang Rubaru, Senin (18/03/2019).

Sakdani Jayadi, Kepala UPT Pertanian Kecamatan Rubaru, mengatakan Jenis bawang merah sumenep yang lebih dikenal dengan varitas bawang merah rubaru ini sangat tahan terhadap cuaca hujan ekstrim sekalipun dan sangat cocok ditanam dilahan dengan topografi kemiringan 45 persen, seperti dikecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep yang merupakan daerah perbukitan.

“Bawang merah sumenep ini lebih dikenal varitas bawang rubaru sangat cocok dengan topografi kemiringan 45 persen meskipun cuaca hujan,” kata Sakdani.

Sakdani menambahkan hasil produksi bawang merah setiap hektar mampu menghasilkan 8 hingga 10 ton, paling sedikit setiap tahun tiga kali panen dengan luar lahan seribu hektar.

“Produksinya sangat bagus setiap hektar mampu menghasilkan 8-10 ton bawang,” terang sakdani.

Meskipun saat ini musim hujan dan banyak petani memilih menanam padi, namun sejumlah petani dikecamatan rubaru Kabupaten Sumenep tetap memilih menanam bawang merah varitas rubaru ini dan ternyata tumbuh subur, terbukati setiap satu butir bawang mampu menghasilkan 10-12 biji anakan. Namun setiap selesai turun hujan petani biasanya selalu memberikan obat terutama menjelang musim panen tiba agar tanama bawang tetap terjaga dari penyakit.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed