oleh

Si Mantap, Program Layanan Unggulan Disdik Sumenep pada Masyarakat

Pena Madura, Sumenep, Kamis 14 Maret 2019 – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, meluncurkan program unggulan bernama Si Mantap. Program Si Mantap tersebut sebagai upaya Disdik Sumenep meningkatkan pelayanan kepada masyarakat  dalam hal peningkatan dalam mutu Pendidikan.

Si Mantap itu akan melayani setiap kebutuhan masyarakat yang berhubungan dengan pendidikan. Seperti pelayanan legalisasi Ijazah dan layanan kependidikan lainnya, kecuali perizinan pembangunan sekolah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Muhammad Saidi mengatakan, jika dulu-dulunya pengurusan ijazah membutuhkan waktu lama, saat ini hanya bisa dilakukan dalam jangka waktu cukup singkat, sekitar 5 menit sudah bisa terjawab.

“Program Si Mantap ini, sengaja kami buat untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dengan mudah dan cepat,” katanya. Kamis (14/03/2019).

Dalam layanan ini, Saidi menambahkan, menerapkan moral pelayanan, diantaranya kesopanan, senyum dan sikap ramah terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan terkait pendidikan.

Selain itu juga ada Survei Kepuasan Masyarakat Pengguna (SKM) yang digunakan untuk mengkritik pelayanan, jika masyarakat merasa tidak puas serta tidak sesuai dengan visi dan misi dari Si Mantap itu sendiri.

“Jadi kepuasan masyarakat dalam layanan pendidikan merupakan prioritas utama yang perlu diperhatikan oleh kami. Namun apapun itu pasti ada kekurangan dan kelebihan dalam membuat program. Jadi kami minta berikan saran,” tegasnya.

Pihaknnya berjanji akan terus membenahi program Si Mantap tersebut. Dukungan, kritik dan saran dari masyarakat sangat diharapkan, sehingga kedepannya Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep bisa terus melakukan pembenahan terhadap program tersebut. (Emha/Man)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed