oleh

Sejumlah Ruas Jalan dan Lahan Pertanian di Pulau Kangean Sumenep Tergenang Banjir

Penamadura.com, Sumenep 29 Januari 2019 – Hujan deras sejak dua hari terakhir yang mengguyur sejumlah daerah di Pulau Kangean Kabupaten Sumenep, Madura Jawa timur, menyebabkan  banjir menggenangi sejumlah ruas jalan kecamatan dan ratusan hektar lahan pertanian, sehingga aktivitas warga terganggu.

Ketinggian banjir yang menggenangi beberapa ruas jalan Kecamatan di beberapa titik mencapai sekitar 30 cinti meter atau selutut orang dewasa, sejumlah kendaraan yang nekat melintas banyak yang macet.

“Banjirnya mencapai lutut orang dewasa, bahkan sepeda motor banyak yang macet,” kata Fachri, warga Kecamatan Arjasa, Selasa (29/01/2019).

Sedikitnya ada 5 Desa yang tergenang banjir di Kecamatan Arjasa, di Jalan Sengomber Desa Laut Jang-jang, Desa Angkatan, Desa Bilis-Bilis, Desa Angon-Angon dan Desa Sambakati Kecamatan Arjasa Pulau Kangean.

Banjir juga menyebabkan jalan di depan SMPN 1 Kecamatan Kangayan tergenang, sehingga menyebabkan aktivitas warga terganggu termasuk para siswa yang mau ke sekolah, sejumalah kendaraan macet karena genang air mencapai lutut orang dewasa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Banjir yang melanda Kecamatan Kangayan dan Kecamatan Arjasa karena intensitas hujan sejak beberapa hari terakhir sangat tinggi, sementara dikangean banyak pohon yang sudah ditebang sehingga resapan air berkurang.

“Hujan memang cukup deras sejak kemaren, sedangkan pohon dikangean itu banyak yang sudah ditebang sehingga resapan air kurang,” kata Abd Rahman, kepala BPBD Sumenep.

Selain karena intensitas air yang cukup tinggi, banyak saluran air yang ada di pulau kangean tidak berfungsi maksimal, sehingga tidak mampu menampung kiriman air dan meluap ke jalan-jalan raya dan ratusan hektar lahan pertanian di Kecamatan Arjasa.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed