oleh

Rujak Pentul Kuliner Dua Rasa Bikin Ketagihan dan Pengin Nambah Lagi

PenaMadura, Sumenep 23 Juli 2018 – Makan rujak cingur dengan bumbu kacang dan petis madura itu sudah biasa, begitu juga bakso yang tersedia di mana-mana rasanya sudah tidak asing lagi bagi penikmat bakso, tapi pernahkan anda menyicipi menu kuliner madura yang satu ini, Rujak Pentol yaitu perpaduan rasa rujak dan bakso rasanya pasti bikin ketagihan.

Rujak pentol adalah perpaduan dua jenis kuliner yaitu rujak dan bakso, bumbu dan bahan kedua makanan tersebut di sajikan dalam satu sajian. Rujak dengan bumbu khasnya kacang goring dan petis Madura yang haluskan di campur sedikit penyedap rasa secukupnya, kemudian di campur dengan racikan bakso berikut bumbu dan pentolnya di sajikan menjadi satu, kemudian di tuangkan kuah bakso yang membuat aromanya semakin menggoda selera.

Hana, salah satu penikmat rujak pentol ini mengaku selalu ketagihan dengan rasa dan aroma makanan yang satu ini, sehingga ia selalu menyempatkan diri bersama buah hatinya untuk mencicipi nikmatnya rujak pentul yang ada di desa banjar barat kecamatan gapura tersebut.

“Rujak pentol ini rasanya beda daripada makanan rujak atau bakso lainnya, Karena bahan-bahannya itu yang bikin rasanya beda dan nikmat” kata Hana (30), pembeli rujak pentul, Senin (23/07/2018).

Rujak Pentol Sumenep

Makanan yang satu ini tidak hanya di gemari kaum ibu-ibu saja, namun tak sedikit pemuda penggila makanan juga jatuh cinta pada aroma nikmat yang terasa pada perpaduan kuliner Madura dan kuliner solo ini, rasanya nikmat dan gurih sekali.

“Rasanya beda dengan rujak atau bakso yang sering saya makan di tempat lain, rujak pentul ini betul-betul bikin saya pengin nambah lagi” kata Hazmi, pembeli rujak pentul.

Aini, penjual rujak pentul ini mengaku Awalnya dia tak bermaksud menjual rujak pentul, seperti biasanya dia menjual rujak dan bakso seperti kebanyakan pedagang lainnya, namun suatu hari ada seorang pembeli membeli rujak kemudian karena kurang pembeli tersebut minta nambah bakso mungkin karena lapar atau karena memang rasanya yang bikin mau nambah lagi.

“awalnya ada orang beli rujak kurang terus nambah lagi minta bakso” kata Aini, penjual rujak pentul.

Setelah pembeli tersebut bilang kurang, ia mencoba mencampur rujak dan bakso tersebut ternyata cocok sama pembeli itu karena rasanya enak dan lebih nikmat dari makan rujak atau bakso saja. Setelah itu ternyata banyak orang beli minta di campur rujak sama bakso, akhirnya namanya di kenal rujak pentul.(Man/Emha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed