oleh

Putri Gusdur Alissa Wahid, Semoga Mbah Moen dan Bapak Dapat Berkumpul Nggih

Pena Madura, 06 Agustus 2019 – Salah satu Ulama besar dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH. Maemun Zubaer, wafat di Makkah. Putri Gusdur Alissa Wahid, mengungkapkan kenangan hadiah kasih sayag Mbah Moen.

Cuitan di twitternya @AlissaWahid menyampaikan sosok Mbah Moen adalah panutan yang penuh kasih sayang.

“saya yakin Mbah berbahagia karena berpulang di tempat yang Mbah cintai,” Terang Alissa.

Banyak sekali hadiah yang Mbah Moen telah berikan kepada saya. Surban Mbah, kerudung, uang di amplop kecil, belum lagi hadiah imaterial yang begitu banyak, dalam derai airmata, saya mensyukuri semua hadiah Mbah Moen.

“Terimakasih atas kasihsayang, Mbah kepada saya,”terang Alissa dalam twutternya.

Menurut Alissa, Mbah Moen sangat menghormati Gusdur. Sejak GusDur wafat, tidak pernah melewatkan Haul Gusdur di makam Gus Dur di Tebuireng, kecuali saat beliau tidak sehat.

Kata bu Nyai Maimoen, “lha alhamdulillah kok yo sehat terus pas wayahe Haul. Hanya beberapa kali saja pas gerah.

Haul Gusdur  di Ciganjur yang terakhir, desember 2018 lalu, saat saya jadi ketua panitianya, alhamdulillah akhirnya Mbah Moen rawuh & tausiyah. Rupanya itu Haul Gus Dur terakhir juga untuk Mbah. Semoga Mbah dan Bapak dapat berkumpul nggih, Mbah. Pasti seru bercerita sejarah.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed