oleh

Puting Beliung Terjang Dua Desa di Sumenep, BPBD Masih Melakukan Pendataan di Lapangan

Pena Madura, Sumenep 03 Desember 2019 – Angin putting beiung dan hujan deras melanda dua di Desa di kecamatan Ganding dan Rubaru Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur. Akibatnya menyebabkan puluhan rumah rusak dan sejumlah pohon tumbang.

Lokasi pertama di Desa Ellak Daya Kecamatan Lenteng Sumenep, sebuah rumah milik Moh. Hadis (50) di Dusun Kombung Barat Ellak Daya mengalami kerusak atap rumahnya sebagian terbang dihempas angin kencang pada Senin siang (02/12).

Selain menimpa rumah korban, angin kencang juga menyebabkan kandang sapi milik Moh. Hadis rusak bagian atapnya, menurut anggota polsek Lenteng yang melakukan pendataan di lokasi kerugian diperkirakan sekitar lima juta rupiah.

“Kerugian di Ellak Daya sekitar lima juta rupiah dan tidak ada korban jiwa,” kata Akp. Widiarti, Kasubag Humas Polres Sumenep.

Sedangkan  lokasi kedua yaitu di Dusun Gunung Togel Desa Basoka Kecamatan Rubaru, bencana angin putting beliung menyebabkan sejumlah rumah warga rusak, atapnya terbang dan bahkan ada rumah plafomnya ambruk.

Setidaknya ada Sembilan rumah warga mengalami kerusakan akibat angin kencang dan putting beliung, sejumlah pohon tumbang.

“Jumlah rumah rusak di Desa Basoka ada sembilan rumah akibat angin puting beliung,” terang bu Widi.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumenep, Abd rahman, membenarkan adanya bencana angin kencang dtersebut, namun pihaknya mengaku belum turun ke lapangan, namun anggotanya saat ini sedang melakukan pendataan para korban.

“Anak buah saya yang turun tidak harus kepala, ada yang mendata tim yang akan menilai berapa yang rusak berat rusak sedang dan rusak ringan.” Kata Abd rahman, Kepala Badan Penanggulangan Benana Daerah Sumenep, Selasa (03/12/2019).

Hingga hari kedua pasca kejadian kemaren hari senin (02/12) BPBD Kabupaten Sumenep mengaku belum menerima data berapa jumlah korban atau kerusakan yang ditimbulkan dari kejadian tersebut.[Man/Emha]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed