oleh

Polisi Selidiki Warga Sumenep Tewas Usai Minum Fanta

Penamadura.com, Sumenep 17 Desember 2018 – Gara-gara Minum Fanta, Susu saset dicampur telur, Seorang warga di Sumenep Madura Jawa timur meninggal tidak wajar, pihak keluarga curiga korban tewas karena di racun, kasus tersebut saat ini di tangani Polres Sumenep.

Kronologis kejadian tersebut bermula pada hari kamis (1312/18) sekira jam 18.15 wib anak korban bernama, Hosiatun, melihat orang tuanya “Mistoyo” (korban), didalam rumahnya dalam keadaan kejang-kejang dan tidak sadarkan diri setelah minum fanta, susu sasetan dan telur.

Mengatahui kejadian tersebut, Hosiatun, berteriak dan meminta tolong, kemudian datang Haris dan Rahnawi (tetangga korban) dan langsung menolong korban dibawa ke puskesmas Batang-Batang.

Humas Polres Sumenep, Akp. Moh. Heri, dalam keterangan rilis tertulisnya menjelaskan, setelah di periksa petugas kesehatan di puskesmas korban “Mistoyo” di nyatakan telah tewas.

Menurut keterangan Istri Korban, sebelumnya korban sempat minum Fanta di campur susu sasset dan telur, karena merasa ada yang janggal, seorang saksi bernama “Haris” mengambil sisa minuman tersebut kemudian di minumkan ke anak ayam dan ternyata anak tersebut mati kejang-kejang.

Setelah kejadian tersebut warga mencari barang bukti lain karena bau minuman tersebut seperti ada racunnya, ternyata warga menemukan sebuah palstik/kresek hitam di dalam WC dibelakang rumah korban.

Setelah diambil isinya sebuah amplop putih berisi bungkusan serbuk warna coklat yang sudah terbuka dengan bau yang sangat menyengat seperti bau gelas platik bekas dipakai minum korban Mistoyo .

Kejadian tersebut telah dilaporkan oleh pihak keluarga korban yang tidak terima dengan kematian korban karena di duga ada unsur kesengajaan, saat ini kasus tersebut dalam lidik Polres Sumenep.

Untuk membuktikan apakah korban tewas sengaja di racun atau ada motif lain, Polisi rencananya akan membongkar makam korban untuk dilakukan autopsi guna mengungkap fakta di balik tewasnya korban.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed