oleh

Pemkab Sumenep Kembali Menggelar Pameran Pembangunan dan Expo Sumenep Smart City

Pena Madura, Sumenep 23 Oktober 2019 – Pemerintah Kabupaten kembali menggelar Pameran Pembangunan dan Expo dengan tema besar ‘Sumenep Smart City’. Tujuannya adalah untuk memberikan imformasi tentang pembangunan Sumenep juga menyambut hari jadi Sumenep ke-750.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan akses informasi kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil dan pedagang di Kabupaten Sumenep, agar bisa mengembangkan usahanya.

Pameran Pembangunan dan Expo ini akan berlangsung selama lima hari, Senin hingga Jumat, (21-25/10/ 2019) bertempat di area Stadion sebelah timur A. Yani, Panglegur, Sumenep. Setiap hari buka mulai pukul 09.00 sampai 21.00 WIB,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, selaku pihak penanggung jawab kegiatan.

Pameran tersebut  terbagi dalam 6 pilar implementasi Smart City, yakni Smart Governance (Tata Kelola Pemerintah Daerah), Smart Branding (Pemasaran Kabupaten Sumenep), Smart Economy (Perekonomian Daerah), Smart Living (Kelayakan Taraf Hidup Masyarakat), Smart Society (Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia), dan Smart Environment (Melestarikan Alam).

Bupati Sumenep, KH. Abuya Busro Karim, berharap kegiatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang pembangunan di Sumenep maupun untuk mengembangkan usaha ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan tekhnologi.

“Melalui kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, dengan menerapkan sistem yang layak dalam memecahkan masalah di suatu kota yaitu smart city,” kata Bupati saat membuka Pemeran.

Menurut Bupati hidup dijaman tekhnologi seperti sekarang, manusia tidak boleh bergantung pada tekhnologi, namun bagaimanan bisa memanfaatkan ekonomi untuk membantu mempermudah pekerjaan manusia.

“Sekarang tampaknya sudah banyak orang ada ketergantungan kepada teknologi. Misalnya tidak bisa tidur kalau tidak ada AC,”kata Bupati.

Kegiatan ini menurut kepala Kominfo Ferdiansyah, diikuti sebanyak 60 peserta yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan ikut berpartisipasi.

Rinciannya peserta Smart Governance sebanyak 9 OPD/Kecamatan, Smart Branding sebanyak 10 OPD/Kecamatan, Smart Economy sebanyak 10 OPD/Kecamatan, Smart Living sebanyak 11 OPD/Kecamatan, Smart Society sebanyak 11 OPD/Kecamatan dan Smart Environment sebanyak 9 OPD/Kecamatan.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed