oleh

Para Nelayan Keluhkan Kondisi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pasongsongan Karena Tidak Pernah Dikeruk

Pena Madura, Sumenep 16 Sep’ 2019 – Nelayan Pasongsongan keluhkan kondisi tambat labuh perahu yang mulai mengalami pendangkalan karena tidak pernah dikeruk, sehingga perahu nelayan kesulitan saat keluar masuk Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI).

Akibat adanya pendangkalan di pintu pelabuhan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, membuat para nelayan khawatir saat keluar masuk lokasi tambat labuh perahu.

“pintu masuk tambat labuh PPI ini dangkal sekali karena pasirnya tidak pernah dikeruk oleh pihak pelabuhan,” kata Rusdi, salah satu nelayan setempat, Senin (16/09/2019).

Para nelayan harus hati-hati ketika melewati pintu masuk kolam labuh PPI, kalau mau melaut perahu harus ditaruk diluar tambat labuh sebelum kondisi air laut surut, karena kalau air laut surut perahu tidak bisa keluar masuk.

“kalau mau melaut lagi perahu nelayan harus ditaruk diluar karena kalau ditaruk didalam kolam labuh dan air surut, maka tidak bisa keluar,” terang rusdi.

Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa timur, sejak tahun 2004 dan baru selesai dan diresmikan tahun 2014 oleh gubernur Soekarwo sebagai tempat pelelangan ikan nasional di Madura.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed