oleh

Oknum ASN dan Mahasiwa Terjaring Operasi Gabungan Satpol PP

PenaMadura.com, Sumenep 19 September 2018 – Operasi gabungan Satpol pp, Polisi dan TNI di Sumenep, Madura Jaw timur, berhasil mengamankan Oknum PNS dan Mahasiswa bersama pasangan gelapnya, mereka langsung di gelandang ke kantor satpol pp untuk di lakukan pendataan.

Operasi gabungan di gelar petugas gabungan karena maraknya pergaulan bebas pasangan bukan muhrim yang memanfaatkan rumah kost dan sejumlah hotel kelas melati di bumi Sumekar Sumenep, kondisi tersebut banyak di keluhkan masyarakat dan melaporkan ke kantor satpol pp.

Petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Polisi dan TNI kemudian menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut dengan menyisir rumah kost dan hotel kelas melati yang di duga sering menjadi tempat bermaksiat masangan bukan muhrim.

“kita sering mendapatkan laporan dari masyarakat karena banyak rumah kost di jadikan tempat mesum pasangan bukan muhrim” kata Fajar santoso, kabid keamanan dan ketertiban masyarakat, satpol pp. Rabu (19/09/2018).

Fajar, menjelaskan pihaknya bersama petugas gabungan berhasil mengamankan tiga pasangan bukan muhrim, seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama seorang perempuan yang di duga bukan muhrim, karena saat di Tanya surat nikahnya mereka tidak dapat menunjukkan, meskipun mereka mengaku sudah nikah sirri, apalagi mereka juga jelas bolos saat jam kerja.

“ada tiga pasangan bukan muhrim, seorang oknum ASN bersama perempuan bukan muhrimnya karena tidak ada surat nikahnya” kata Fajar, menambahkan.

Untuk penyelidikan dan pendataan lebih lanjut semua yang terkena operasi tersebut dan tidak dapat menunjukkan dukumen yang sah, mereka di bawa ke kantor satpol pp, selanjutnya bagi yang belum berkeluarga dan menjadi tanggungjawab orang tuanya akand panggil orang tuanya agar mengetahuinya.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed