oleh

Nyala Listrik Kangean Tak Sesuai Target, PLN Berdalih Masih Proses Normalisasi

Pena Madura, Sumenep, Senin 19 Februari 2018 – Menanggapi kekecewaan warga Pulau Kangean karena nyala listrik 24 tak sesuai target pada 19 Februari 2018, Perusahaan Listrik Negara (PLN) berdalih masih dalam proses normalisasi.

Saat ditemui di Kantor PLN Sumenep, Madura, Jawa Timur, Manager PT. PLN Persero Area Pamekasan, Puguh Prijandoko mengatakan, saat ini kelistrikan di Kangean sedang dilakukan normalisasi. Rencananya mulai hari ini tanggal 19 Februari listrik di Kangean sudah normal tidak ada pemadaman lagi seperti sebelumnya.

“Mohon maaf karena di Kangean sempat padam mulai November, alhamdulillah kedepan akan. Kita sudah bisa menyalakan mesin baru sejak tanggal 12 lalu dan diharapkan kedepan tidak ada pemadaman lagi,” katanya, Senin (19/2/2018).

Untuk menyala 24 jam, Puguh mengaku, pihaknya masih menyiapkan beberapa kebutuhan seperti Ijin penambahan BBM, menyiapkan infrastruktur dan penambahan travo serta penambahan SDM. kalau semuanya sudah siap kami akan segara menyala 24 jam.

“Nanti kalau memang ada percepatan travo dari kantor distribusi dan infrastur sudah siap bisa segera kita laksanakan menyala 24 jam,” jelas Puguh.

Pulau Kangean adalah salah satu pulau terbesar diantara 126 pulau yang ada di Kabupaten Sumenep. Di pulau tersebut terdapat dua kecamatan yaitu Kecamatan Arjasa dan Kecamatan Kangayan. Kecamatan Arjasa memiliki 19 desa, dimana 10 desa sudah teraliri listrik.  Sementara Kecamatan Kangayan terdiri dari 9 desa semuanya belum teraliri listrik.

Pemerintah melalui PT. PLN (Persero) Area Pamekasan, Madura, Jawa timur, menargetkan pemasangan infrastruktur jaringan kelistrikan di Pulau Kangean ditargetkan selesai tahun ini, sementara untuk keseluruhan wilayah Sumenep PLN menargetkan semuanya sudah selesai tahun 2019 mendatang.(Man/EmHa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed