oleh

“Mubadzir” Program Kapal Balik Gratis Molor, Pemprov Jatim diminta Bijak Memilih Operator

PenaMadura, Sumenep 21 Juni 2018 – Program Mudik dan Balik gratis Jalur Laut Pemerintah provinsi jawa timur tahun 2018 dinilai mubadzir atau sia-sia, Karena Kapal pemenang tender mudik Gratis Expres Bahari tidak bisa beroperasi sejak tanggal 18 Juni 2018 akibat kondisi Cuaca buruk.

Berdasarkan jadwal dari dinas perhubungan provinsi jawa timur, Program Balik gratis dari Pelabuhan Batu Guluk Kangean tujuan Pelabuhan Kalianget Sumenep mulai tanggal 18 Juni hingga 21 Juni 2018, Namun karena faktor cuaca buruk angin kencang dan gelombang mencapai 3 meter Kapal Expres bahari (pemenang tender) of sejak 18 Juni 2018.

“Mudik kali ini mubadzir karena pemudik sudah di angkut Oleh perintis” Kata Syafi’udin, Ketua Komunitas warga kepulauan (KWK), Kmias (21/06/2018).

Jadwal balik gratis yang di tetapkan Oleh Pemprov Jatim sebenarnya menyesuaikan dengan hari pertama kerja pasca libur panjang lebaran Idzul Fitri dan cuti bersama yaitu hari ini, Kamis 21 Juni 2018.

Menurut, Syafi’uddin untuk program mudik dan balik gratis tahun berikutnya pemerintah harus memperhatikan kondisi cuaca dan memilih operator kapal yang tahan ombak seperti kapal penumpang Fery atau Perintis.

“Untuk tahun depan diharapkan menggunakan kapal yg tahan ombak” kata Piu, panggilan akrab Syafi’uddin.

kepala Kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan (KSOP) Kalianget Sumenep, Supriyanto, mengatakan meski jadwal balik gratis semula di rencanakan berakhir hari ini (21/06) namun karena faktor cuaca, maka Program balik gratis tersebut tetap berlaku menyesuaikan dengan kontrak yang sudah ada.

“Nanti jadwalnya menyesuaikan sesuai dengan trip kontrak mas, jadi tetap berlaku,” kata Supriyanto, Kepala KSOP Kalianget melalui pesan whatsappnya.(Man/Emha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed