oleh

Laka Laut Perahu Nelayan di Tabrak Kapal Batu Bara, 3 Abk Hilang

PenaMadura.com, SUmenep 11 September 2018 – Laka laut di perairan Kabupaten Sumenep Madura, Jawa timur, Kembali memakan korban, Sebuah Perahu nelayan yang sedang mencari ikan di tabrak kapal Batu Bara, 4 korban Abk menjadi korban mereka terlempar kelaut setelah perahu yang di tumpanginya tenggelam.

Kecelakaan laut tersebut bermula saat perahu bernama KM. Jaya, milik Dahyu (40) Warga dusun Peape Desa Bancamara Kecamatan Dungkek pergi melaut pada tanggal 3 September 2018 lalu, di dalam perahu ada 4 anak buah kapal termasuk pemilik perahu, mereka Dahyu (40) pemilik perahu, Enceng (65), Musahban (55), Mis (37) semuanya warga Desa Bancamara Pulau Giliyang.

Mereka mencari ikan di utara Pulau Sepudi, perahu tiba di lakasi tempat mencari ikan senin malam (3/9), sekitar pukul 24.00 wib, perahu mereka di tabrak kapal batu bara, sehingga perahu mereka tenggelam sementara 4 orang di atas perahu terlempar keluar.

“Saat di tabrak kapal batu bara mereka terlempar kelaut saat itu mereka berempat sempat berpegangan pada tali kapal batu bara” kata M. Alwi, Kepala Desa Bancamara, menirukan cerita Mis, salah satu korban, selasa (11/09/2018).

Saat kejadian ke emapt korban sempat berpegangan pada tali kapal batu bara, namun 3 korban terhempas ombak dan lepas karena tidak kuat, sementara satu korban atas nama Mis bertahan hingga keesokan harinya, sampai akhirnya korban berhasil di tolong abk kapal dan terus di bawa ke Kalimantan.

Pihak kapal kemudian mengantar korban selamat atas nama Mis ke Balikpapan kemudian lewat udara di antar ke Surabaya sampai bertemu keluarganya di Sumenep dan akhirnya sampai di rumahnya Desa Bancamara pada senin (10/9/18).

“Korban selamat Pak Mis di antar pihak kepal menggunakan pesawat dari Balikpapan sampai ke rumahnya” kata M. Alwi, menambahkan.

Sedangkan 3 korban lainnya sampai sekarang masih belum di ketemukan keberadaannya, pihak keluarga sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Polres sumenep untuk segera mendapat bantuan pencarian para korban.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed