Pena Madura, Sumenep, Selasa 13 Maret 2018 – Polemik masih banyaknya destinasi wisata di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang belum memiliki Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP), menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Sumenep.

Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma, mendesak eksekutif untuk tidak berpangku tangan alias harus jemput bola dalam pengurusan TDUP itu.

“Seharusnya eksekutif jemput bola ke para pengusaha pariwisata di Sumenep. Tanyakan apa kendalanya sehingga TDUP-nya belum dirampungkan,” tegasnya. Selasa (13/3/2018).

Menurutnya, keberadaan TDUP untuk destinasi wisata sangat penting demi suksesnya program Visit Sumenep 2018, apalagi program Visit Sumenep sudah berjalan tiga bulan.

“Jangan sampai lah warga yang sudah semangat mendukung program Pemkab Sumenep dengan menghidupkan pariwisata di bawah, kembali kendor hanya tak kunjung mendapat izin TDUP,” tambahnya.

Selain itu, Herman meminta agar dalam pengurusan TDUP, eksekutif  tidak mempersulit pengusaha pariwisata di Sumenep. Jika ada persyaratan yang kurang secepatnya diberikan arahan.

“Urusan TDUP ini harus segera diselesaikan oleh eksekutif. Kalau memang persyaratannya sudah lengkap, ya harus segera dikeluarkan saja jangan dipersulit. Ini kan demi Sumenep kita semua,” Herman menambahkan.

Sebelumnya, pengelola Pantai Sembilan, Sutlan mengaku optimis dalam waktu dekat pihaknya sudah akan mendapatkan izin TDUP dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumenep.

Sutlan mengaku, dalam minggu ini pihaknya sudah merampungkan berkas-berkas persyaratan yang diminta untuk keluarnya TDUP Pantai Sembilan, sesuai arahan dari DPMPTSP Sumenep.(EmHa/Man).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed