oleh

Kembali Dilantik Sebagai Wakil Rakyat, Oyock Akan Perjuangkan Kabupaten Sumenep Mandiri Bibit

Pena Madura, Sumenep 21 Agustus 2019 – Anggota DPRD Kabupaten Sumenep masa bakti 2019-2024 sudah resmi dilantik dan diambil sumpahnya hari ini, Rabu (21/08/2019). Nurus Salam, adalah salah satu anggota Dewan yang terpilih kembali dan berkomitmen untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Sumenep salah satunya disektor pertanian.

Politisi muda kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang akrab disapa Oyock tersebut mengatakan banyak hal yang perlu perjuangan serius para wakil rakyat, pihaknya yang mewakili daerah pemilihan 1 (Dapil 1) yang meliputi Kecamatan Kota, Talango, Kalianget, Batuan dan Manding berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Sumenep Mandiri Benih.

“beberapa program-program baru yang belum terealisasi akan kita coba realisaikan pada periode ini seperti bagaimana Sumenep bisa menjadi Kabupaten Mandiri Benih,” kata Nurus Salam, Anggota DPRD Sumenep yang ditemui usai Pelantikan di Pendopo Keraton Sumenep, Rabu (21/08/2019).

Untuk merealisasikan Kabupaten Sumenep Mandiri Benih pihaknya akan bekerjsama menggandeng ilmuan dari institute pertanian bogor untuk melakukan penilitian riset di Sumenep untuk menciptakan benih bibit disektor pertanian sendiri.

Menurut Oyock, di Kabupaten Sumenep ada plasma nutfah padi yang sangat bagus yang selama ini ditaman para petani di Kepualuan Kangean yaitu Talar Minyan, dimana pani talar minya tersebut memiliki ciri yang sangat khas yaitu kalau dimasak nasinya harum dan tidak mudah basi.

“Sumenep ini punya plasma nutfah padi yaitu talar minyan yang ada di Pulau Kangean,” terang Oyock.

Padi talar minyan yang masa tanamnya agak lama tersebut bagaiamana caranya kemudian agar masa tanamnya sama dengan bibit pagi yang lain yaitu sekitar tiga bulan sepuluh hari, sehingga masyarakat petani kemudian akan tertarik untuk mengembangkannya.

Penelitian yang akan melibatkan ilmuan pertanian tersebut diharapkan akan menghasilkan produk baru yaitu bibit padi talar minyan dan tanaman holtikultura atau tanaman pangan lainnya, sehingga Sumenep akan memiliki ciri khas dalam bidang benih bibit pagi yang unggul.

Bibit yang lain misalnya jagung food yaitu jagung yang menjadi kebutuhan konsumsi masyarakat, sehingga produksinya akan terus berkelanjutan karena menjadi kebutuhan konsumsi masyarakat bukan jagung yang dijadikan pakar ternak seperti jagung fits.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed