oleh

Kemarau Panjang Air Bersih Sulit, Ratusan Warga Pamekasan Gelar Sholat Istisqo’

Penamadura.com, Pamekasan 4 November 2018 – Kemarau panjang yang melanda wilayah madura membuat krisis air bersih terjadi dimana-mana, di Kecamatan Pamekasan ratusan warga menggelar Sholat istisqo’ untuk memohon turun hujan kepada Allah swt, agar kekeringan yang melanda 13 Kecamatan dan 316 Dusun sejak 6 bulan terakhir.

Sholat Istisqo’ dilaksanakan di Desa Lenteng dilahan persawahan, Kecamatan Proppo Pamekasan dipimpin Kiai Ali Karrar Sinhaji. Pengasuh PP Daruttauhid Lenteng, diikuti ratusan warga dari warga sekitar dan PP Daruttauhid.

Kiai Ali Karrar Sinhaji yang bertindak selaku Imam dan Khatib mengatakan, Sholat Istisqo’ merupakan wahana kaum muslimin untuk meminta pertolongan kepada Allah swt agar segera menurunkan hujan.

“Kekeringan yang melanda wilayah Pamekasan dan wilayah Madura ini merupakan peringatan Gusti Allah agar kita memohon ampun atas kesalahan dan dosa kita” kata Kiai Ali Karras Sinhaji yang juga merupakan ketua Aliansi Ulama Madura (AUMA), Ahad (4/11/2018).

Menurut Kiali Ali, peringatan Allah tidak hanya berupa kekeringan air bersih, namun berbagai bencana yang melanda bangsa Indonesia saat ini seperti bencana alam dan kecelakaan kapal yang kerap terjadi belakangan ini.

“Tak hanya kekeringan, namun bencana alam dan bencana lain seperti kecelakaan kapal laut dan pesawat pun ikut terjadi belakangan ini,” kata Kiai Ali Karrar, mengingatkan.

sebelumnya berdasarkan data yang disampaikan pemerintah setempat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tercatat 316 dusun yang tersebar di 13 Kecamatan mengalami kekeringan, dan sejak dua bulan terakhir BPBD gencar melakukan droping air bersih ke daerah-daerah yang mengalami kekeringan dan sulit air bersih dengan menggerakkan 5 unit mobil tangki.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed