oleh

Jalur Mudik Lintas Selatan Kabupaten Sumenep Perlu di Waspadai Banyak Jalan rusak dan Minim PJU

Pena Madura, Sumenep 01 Juni 2018 – Menjelang lebaran idzul fitri semua jalur darat selalu ramai oleh kendaraan para pemudik yang ingin pulang kampung, karena banyak pemudik yang memilih pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi. Bagi para pemudik tujuan ujung timur pulau Madura Kabupaten Sumenep sebaiknya berhati-hati karena banyak jalan rusak bergelombang dan ambles di jalur lintas selatan.

Bagi Para pemudik tujuan Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, yang menggunakan jalur darat menggunakan kendaraan pribadi sebaiknya berhati-hati saat melintas di jalur lintas selatan karena di daerah tersebut banyak jalan, seperti jalan bergelombang, berlobang dan ambles, apalagi di daerah tersebut lamapu penerangan jalan umum sangat minim.

Di beberapa ruang jalan yang rusak atau ambles petugas telah memasang rambu-rambu agar menjadi perhatian para pengendara dan mengatur atau mengurangi kecepatan kendaraan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, jalan rusak akan mulai di rasakan sejak memasuki daerah kecamatan bluto tepatnya di desa kapedi ke arah timur hingga tanjakan Bluto atau tepatnya di depan SMA Bluto ada jalan ambles yang telah di beri rambu-rambu agar pengendara berhati-hati.

Secara geografis jalan nasional lintas selatan sejak dari pintu masuk Kabupaten Sumenep jalannya lurus nyaris tidak ada belokan berarti, namun kondisi jalan cukup sempit sehingga bagi pengendara di sarankan untuk ekstra hati-hati terutama jika malam hari karena penerangan jalan sangat minim sekali.

Minimnya penerangan jalan umum di jalur lintas selatam menuju kabupaten kota sumenep, hendaknya menjadi perhatian pihak terkait agar menambah lampu penerangan jalan umum maupun rambu-rambu di beberapa titik jalan yang rusak dan rawan terjadi kecelakaan atau jalur maut.

Selain minim penerangan jalan, di daerah lintas selatan jalan raya sumenep-pamekasan sering terjadi kecelakaan lalulintas, selain kondisi jalan yang sempit di beberapa titik jalan banyak bergelombang dan retak-retak. (Man/Emha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed