oleh

Harapan Warga Kepulauan Terhadap Para Wakil Rakyat Yang Sudah Dilantik

Pena Madura, Sumenep 21 Agustus 2019 – Pelantikan 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menimbulkan harapan baru bagi satu juta rakyat Sumenep untuk segera merealisasikan pembangunan yang merata khususnya di wilayah kepulauan.

Sekitar 22 onggota dari 50 anggota DPRD yang telah dilantik sebagai wakil rakyat hari ini, rabu (21/08) adalah wajah baru yang akan mewarnai gedung parlemen Sumenep.

Ketua komunitas warga Kapulauan (KWK) Sumenep. Syafiudin mengatakan pihaknya sangat berharap para wakil rakyat yang telah dilantik segera berkeja memenuhi harapan masyarakat khususnya wakil rakyat dari Kepulauan, karena pembangunan disegala sektor di Kepulauan saat ini sangat memprihatinkan.

“Pembangunan di Kepualuan saat ini sangat tertinggal jauh dari daratan semoga anggota dewan yang baru bisa segera melakukan langkah-langkah kongkrit agar pembangunan segera merata,” kata Syafiudin, Ketua Komunitas Warga Kepulauan, Rabu (21/08/2019).

Menurut Syafiudin, kondisi pembangunan dikepulauan saat ini sangat kronis, seperti infranstur jalan umum yang rusak parah, pembangunan listrik belum merata, pelayanan kesehatan masih belum maksimal dan sarana transportasi yang banyak dikeluhkan masyarakat.

Melihat banyaknya persoalan yang memerlukan perhatian serius Pemerintah legislatif dan eksekutif, namun Piu panggilan akrab Syafiudin, mengaku agak pesimis para wakil rakyat bisa bekerja maksimal mengingat kost politik yang telah mereka keluarkan pada pemilu kemaren cukup besar.

“Saya agak pesimis wakil rakyat itu bisa bekerja maksimal karena kost politiknya kemaren tinggi, tapi mudah-mudahan mereka tetap merealisasikan harapan masyarakat kepulauan,” terangnya.

Perlu diketahui rakyat Kabupaten Sumenep sekitar satu juta lebih tersebar di 27 Kecamatan dan 8 Kecamatan diantaranya Kapulauan.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed