oleh

DPRD minta Pemkab Awasi Kenaikan Harga Selama Bulan Puasa di Sumenep

Pena Madura, Sumenep 08 Mei 2019 – Fenomena kenaikan harga sejumlah kebutuhan sehari-hari saat bulan Ramadlan menjadi perhatian DPRD Sumenep, Madura Jawa Timur, Wakil Ketua DPRD Faisal Mukhlis, meminta Eksekutif tidak diam melihat perkembangan harga kebutuhan pokok selama Ramadlan.

Dalam sepekan terakhir sejumlah harga kebutuhan kebutuhan masyarakat sehari-hari cukup tinggi, baik di wilayah daratan lebih-lebih di kepulauan terpencil, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah melakukan pemantauan dan stabilitas harga.

Wakil Ketua DPRD Sumenep, Faisal Muhlis, mengatakan pemerintah harus bisa menjaga stabilitas harga kebutuhan masyarakat selama bulan puasa. Sebab biasanya,di bulan ini banyak harga kebutuhan masyarakat yang cenderung meningkat.

“Kondisi ini kalau dibiarkan tentu akan memberatkan kepada masyarakat. Oleh karena itu, kami minta kepada Pemkab Sumenep dalam hal ini Bapak Bupati agar menjaga stabilitas harga. Misanya dengan menggelar operasi pasar,” kata Faisal Mukhlis, wakil ketua DPRD Sumenep, Rabu (08/05/2019).

Oleh karenanya Politisi PAN tersebut meminta Pemkab Sumenep harus rajin turun kebawah melakukan pemantauan perkembangan harga setiap hari, baik di daratan terutama di kepulauan karena kepulauan pasti lebih sulit dibanding daratan dan harga pasti lebih mahal dikepulauan.

“kalau di kepulauan tidak semudah di daratan. Karena butuh waktu untuk sampai di sana. Jadi harapan kami pantauan dan pengawasan harga bahan pokok ini harus dijaga betul. Sehingga kalaupun ada kenaikan harga, masih tetap bisa terjangkau oleh masyarakat,” terangnya.

Perlu diketahui rata-rata kebutuhan sehari-hari terutama bumbu yang merupakan kebutuhan sehari-hari semuanya di suplai dari daratan, sehingga ketika harga di daratan naik dikepulauan juga pasti lebih tinggi naiknya, seperti bawang putih yang sempat melambung 80 ribu perkilo.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed