oleh

Disdik Sumenep akan Terapkan Kartu Cerdas Siswa di 10 Sekolah Sejak Bulan Ini

Pena Madura, Sumenep, 22 Oktober 2019 – Penerapan Kertu Cerdas Siswa oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, direncanakan dimulai sejak bulan Oktober ini bertepatan dengan Hari Jadi Sumenep ke 750.

Kepala Disdik Sumenep, Bambang Iriyanto menerangkan, Kartu Cerdas Siswa itu merupakan upayanya untuk mempercepat peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di kabupaten paling timur pulau Madura itu. Untuk uji cobanya akan dimulai dengan 10 sekolah dulu.

“Untuk uji coba pertama kami akan tunjuk 10 sekolah dulu, jika sudah berjalan dengan baik kami akan terapkan diseluruh sekolah yang ada di Kabupaten Sumenep, Insya Allah keinginan kita barengkan dengan momen Hari Jadi Sumenep nanti,” katanya. Selasa (22/10/2019).

Kartu cerdas siswa tersebut nantinya memiliki dua fungsi. Selain sebagai absensi online juga sebagai tabungan siswa sehingga Disdik saat ini sudah melakukan penandatanganan MoU dengan pihak perbankan, yakni Bank Jatim.

“MoU telah kami lakukan dengan pihak perbankan dan saat ini kami cuma menunggu selesainya pembuatan kartu tersebut,” ungkapnya.

Mantan Kepala Dinas PU Cipta Karya itu melanjutkan, Kartu Cerdas Siswa itu memiliki sederet manfaat yang bisa dirasakan nantinya baik bagi peserta didik maupun wali murid. Kartu itu nanti bisa mengakses langsung tingkat kehadiran siswa.

“Fungsi absensi nanti setiap siswa masuk maupun pulang sekolah harus menggesekkan kartu itu, kemudian akan ada pemberitahuan kepada orang tua atau wali murid melalui SMS,” terangnya.

Sementara untuk fungsi tabungannya tidak lain ingin mengajarkan kepada para siswa untuk rajin menabung. Bambang berharap proses peluncuran kartu cerdas bulan ini lancar agar bisa segera dirasakan manfaatnya.

“Target kami bulan Oktober ini sudah diluncurkan, semoga tidak ada hambatan,” harapnya. (Emha/Man)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed