Pena Madura, Sumenep 14 Juni 2018 – Sumenep – Gempa berkekuatan 4,8 Skala Richter yang menguncang Kabupaten Sumenep sekitar pukul 20.30 WIB, menyebabkan 23 bangunan rusak. Ada yang rusak berat ada juga yang rusak ringan, bangunan tersebut rata-rata berada di Desa Bullaan, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kamis (14/06/2018).

“Jumlah sementara yang kami masih melakukan pendataan,” Tutur Ahmad Suhaeri, Sekretaris Desa setempat.

Bangunan yang rusak parah, tambah Suhaeri, terdiri dari puluhan rumah, satu masjid dan satu bangunan madrasah diniyah. Kerusakan puluhan bangunan tersebut tersebar di empat dusun, yakni Dusun Banno,  Dusun Bajur, Dusun Manjingan Dan Dusun Bungereng.

“Untuk Dusun Manjingan dan Bungereng kami masih kumpulkan data pastinya,”tambahnya.

Suhaeri melanjutkan, selain merusak banguna, 6 warganya juga menjadi korban. 2 diantaranya luka parah, 1 patah tulang dan 1 korban lainnya mengalami luka dibagian kepala.

Sejauh ini, keenam korban tidak di rujuk ke rumah sakit melainkan di rawat di rumah masing-masing dan hanya dibantu oleh tenaga kesehatan dari desa.

“Semua korban tidak di rujuk ke rumah sakit. Hanya di rawat di rumahnya dibantu tenaga kesehatan desa,” lanjutnya.

Dari pantauan di lapangan, gedung madrasah diniyah di Dusun Banno tampak luluh lantak rata dengan tanah. Keramik dan plafom hancur.

Sementara di dekat gedung madrasah diniyah yang rata dengan tanah, tampak puluhan warga membuat tenda sederhana dari terpal dan alas tidur seadanya untuk berteduh.

Wajah sejumlah ibu-ibu di bawah tenda sederhana dan beberapa anak kecil terlihat panik. Mereka khawatir gempa susulan terjadi.

Tidak jauh dari mereka, tampak pula satu rumah yang nyaris rata dengan tanah. Sebagian besar bagian atas bangunan ambruk dan sebagian besar gedungnya roboh.

Menurut data yang dirilis oleh BMKG beberapa waktu lalu, pusat gempa berada pada koordinat 6,88 LS dan 113,94 BT, tepatnya di darat pada jarak sekitar 6 km arah timur laut Sumenep Jawa Timur dengan kedalaman 12 kilometer.(Emha/Man).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed