oleh

Di Duga Kecapekan Seorang Kakek di Sumenep Tewas Usai Mengayun Becak

Penamadura.com, Sumenep 27 Maret 2019 – Warga Kecamatan Kota Sumenep, Madura Jawa timur, digegerkan dengan penemuan mayat seorang kakek di samping sebuah hotel. Korban pertamakali ditemukan posisinya tergeletak di atas becak tempat biasanya nungkrong di jalan Dr. Cipto Kolor Sumenep.

Korban ditetahui bernama, Abd Zaini (60), Warga kelurahan Pajagalan Kecamatan Kota Sumenep, sebelum ditemukan tewas, sejumlah warga menyaksikan korban sempat mengayun becak dari arah timur di jalan Dr. Cipto di depan kantor Pemkab Sumenep.

Kabar penemuan korban sempat membuat warga heboh dikiranya korban penghuni hotel, ternyata setelah sampai dilokasi korban tewas di atas becak di samping sebuah hotel Jalan Dr. Cipto Desa Kolor Kecamatan Sumenep.

Polisi yang berada di lokasi menyarankan keluarga korban agar membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab tewasnya korban, namun pihak keluarga menolak dan langsung membawa korban pulang ke rumahnya untuk semayamkan.

Menurut pihak keluarga, korban sejak sepekan terakhir memang tidak pulang ke rumahnya di kelurahan Pajagalan, keluarga sudah mencari kesana kemari, ternyata korban ditemukan disini dalam kondisi sudah meninggal.

“Bapak saya ini sudah seminggu tidak pulang kami keluarga sudah mencari kemana-mena, ternyata ditemukan disini sudah meninggal,” kata Azis Zaini, Keluarga korban, Rabu (27/03/2019).

Lebih lanjut Azis, mengatakan korban yang sudah lanjut usia tersebut memang agak kurang sehat pikiran, sehingga kadang tidurnya disini kadang di Jalan Dr Wahidin.

“orangnya agak sedikit hilang pikiran jadi pihak keluarga memang satu minggu penuh mencari korban,” terang Azis.

Dugaan sementara korban diduga tewas karena kecapekan setelah mengayun becak, korban tewas di atas becak di sebuah rumah kosong disamping hotel Sumekar di Jalan Dr. Cipto Kolor Sumenep.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed