oleh

Bulan Depan KWK Akan Menggelar Konvensi Cabup Dari Kepulauan

Pena Madura, Sumenep 27 Agustus 2019 – Waktu pemilihan kepala (Pemilukada) Kabupaten Sumenep semakin dekat, sejumlah tokoh sudah mulai menawarkan diri untuk maju sebagai calon Bupati maupun wakil Bupati baik dar wilayah daratan maupun Kepualuan.

Komunitas warga kepulauan (KWK) sejak beberapa bulan lalu sudah mulai melakukan komunikasi dengan sejumlah tokoh, respon para tokoh kepulauan mereka memberikn respon yang sangat positif mendorong putra kepulauan maju sebagai calon orang nomor satu di Pemkab Sumenep.

“Komunikasi yang kita bangun dengan beberapa tokoh kepulauan responnya sangat positif dan setuju mendorong putra terbaik kepulauan untuk merebut M1 para pilkada mendatang,” kata Syafiudin, Ketua Komunita Warga Kepulauan, Selas (27/08/2019).

Beberapa tokoh pemuda dan tokoh masyarakat yang dianggap memiliki kapasitas secara keilmuan maupun secara moril sudah mulai pasang kuda-kuda menawarkan dirinya untuk menjadi orang nomor satu di Sumenep.

Namun meski sudah banyak nama yang muncul ke public secara personal dengan membawa gagasan pembangunan Sumenep dari kepulauan misalnya, sehingga apabila kepulaualn maju, maka otomatis daratan Sumenep akan maju.

Untuk memperjelas komitmen yang ditawarkan oleh para tokoh pemuda dan tokoh masyarakat tentang pembangunan Sumenep, KWK berencana membuat Konvensi calon Bupati dari Kepualuan pada 14 September 2019 mendatang.

“Kami ingin membaut semacam konvensi mengundang putra terbaik kepualuan untuk menggali sejauh mana komitmen dan kesiapannya merebut M1 Sumenep,” terang Piu sapaan Syafiudin.

Sejumlah tokoh pemuda Kepualuan yang selama ini getol menyuarakan pembangunan di Kepulauan, seperti Aziz salim syabibi, Masduki rahmad, Daeng Sultan, Ahmad Fauzi dan sejumlah tokoh kepulauan sepakat satu suara untuk mendukung calon Bupati dari Kepulauan.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed