oleh

45 Anggota DPRD Sumenep Absen Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Presiden

Pena Madura, Sumenep 16 Agustus 2019 –  Menjelang purna tugas sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sumenep absen ngantor, bahkan rapat paripurna mendengarkan pidato Presiden pada hari Jum’at 16 Agustus 2019 hanya dihadiri 5 anggota DPRD.

Tingkat kehadiran anggota DPRD Sumenep sejak pasca pemilu 27 April 2019 lalu sangat sedikit, bahkan agenda rapat paripurna mendengarkan pidato Presiden menjelang 17 Agustus besok, dari 50 anggota DPRD hanya ada 5 anggota yang hadir.

“Bagi saya mendengarkan pidato Presiden amat sangat saya butuhkan agar kita tahu masa depan Indonesia kedepan,” terang Syaiful Bahri, salah satu Anggota DPRD.

Hal senada juga disampaikan Wakil Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi bahwa jajaran Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten harus tahu isi pidato Presiden tentang visi misi pembangunan Indonesia kedepan sehingga daerah bisa menyesuaikan.

“Pemerintah provinsi maupun Kabupaten harus tahu visi misi Presiden kedepan sehingga pembangunan dari pusat sampai ke daerah bisa seirama,” terang Ahmad Fauzi, wakil Bupati Sumenep.

Menanggapi banyaknya anggota Dewan yang absen dalam rapat paripurna mendengarkan pidato Presiden, politisi Pdi Perjuangan tersebut mengaku kemungkinan mereka anggota dewan banyak yang sakit karena saat ini cuaca kurang bagus.

“mungkin banyak yang sakit tidak hadir saya kan sebenarnya sakit juga tapi sangat semangat karena sekareng kemerdekaan,” terang Fauzi.

Sekretaris DPRD Sumenep, Sustono juga enggan membeberkan alasan ketidak hadiran 45 anggota Dewan dalam rapat paripurna kali ini, soal ijin atau tidak menurutnya merupakan hak politik masing-masing anggota.

“Itu kan hak-hak politik mereka, kalau saya kan hak fasilitasi kegiatan ini,” kata Sustono.

Sustono meminta awak media melihat sendiri absensi kehadiran anggota dewan berapa yang hadir dan apa keterangan atau alasan banyak anggota dewan yang memilih absen.Man/Emha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

News Feed