oleh

18 Musala di Desa Tanjung Jadi Target EML Rayakan Hari Santri Nasional

Pena Madura, Sumenep, 31 Oktober 2018 – Dalam rangka menyemarakkan Hari Santri Nasional 2018, 18 musala di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menjadi target pengecatan oleh Kontraktor Kontrak Kerjasama PT. Energi Mineral Langgeng (KKKS EML).

”Ini merupakan bagian dari program Bersih-Bersih Masjid dan Musala (B2M) yang kami canangkan sejak Ramadhan 1439 H lalu. Secara bertahap, kami ingin berpartisipasi dalam pembangyunan sosial dan religi di masyarakat,” ujar Public Relation Coordinator PT EML Nur Hidayat, Rabu (31/10/2018).

Dalam kenyataannya, masjid dan musala di Kabupaten Sumenep tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat. Tapi juga sebagai lembaga pendidikan keagamaan.

Pada pertengahan Ramadhan lalu, EML telah menyerahkan bantuan karpet alas salat untuk masjid dan musala di Desa Tanjung. Bantuan tersebut disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sumenep kepada 22 takmir masjid dan musala dari empat dusun yang terdapat di Desa Tanjung.

”Alhamdulillah, semua masyarakat dan takmir menyambut dengan senang hati program pengecatan musala ini. Semoga PT EML ke depan tetap memperhatikan masyarakat kecil di bawah,” ujar Kepala Dusun Binaba, Desa Tanjung, Ahmadin.

Komentar senada disampaikan tokoh pemuda Desa Tanjung Fathul Jannah. Dia mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan dari PT. EML untuk musala-musala tersebut. “Semoga PT EML sukses dan tetap membantu masyarakat Desa Tanjung,” ungkap pria yang juga menjabat salah satu Ketua Rukun Warga (RW) ini.

Komitmen EML untuk meningkatkan kehidupan religi tidak berhenti sampai di situ. Secara internal, para pekerja di lokasi pemboran juga terus didorong untuk meningkatkan kualitas ibadahnya.

Untuk terus mengingatkan para pekerja di lokasi, di beberapa sudut lokasi pemboran ENC-02 juga terpampang spanduk yang bertuliskan “Utamakan Shalat, Shalawat dan Keselamatan Kerja”.

”Ada satu unit portable camp yang difungsikan sebagai musala, lengkap dengan pengeras suara untuk azan, sajadah karpet dan pendingin udara (AC). Kami sediakan juga dua orang imam salat lima waktu yang bertugas secara bergiliran,” tutur Hidayat.

Dalam kesempatan ini, PT. EML melalui Hidayat juga mengucapkan selamat atas Hari Jadi Sumenep ke-749. Dia berdoa semoga Kabupaten Sumenep semakin maju dan berkembang. (Emha/Man).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed