oleh

​Speedboat Penanggulangan Bencana “Nganggur” di BPBD

Pena Madura, Sumenep, Selasa 23 Januari 2018 – Kapal Speedboat penanggulangan bencana hasil bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat, hingga kini masih menganggur di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kapal yang diserahterimakan sejak Tahun 2017 lalu, hingga kini belum sama sekali merasakan asinnya air laut diperairan Sumenep. Bahkan kapal yang seharusnya siaga diperairan Sumenep sebagai langkah antisipasi bencana dilaut, kondisinya masih terparkir rapi dan mesinnya masih tersegel.

Menganggurnya Speedboat ini akibat tidak mendapatkan anggaran operasional dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, sehingga pihak BPBD memilih tetap memarkirnya dihalaman parkir kantor. Padahal dilain sisi, Kabupaten Sumenep merupakan wilayah yang mempunyai laut jauh lebih luas dibandingkan daratan dengan ribuan warganya berprofesi sebagai nelayan.

“Kami sudah mengajukan anggaran 500 juta untuk operasional Speedboat pada anggaran 2018 lalu, namun pengajuan tersebut tidak disetujui oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Sumenep,” kata Abd. Rahman Riadi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumenep, Selasa (23/1/2018).

Sementara Ketua Tim TAPD Kabupaten Sumenep yang sekaligus Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep R. Idris mempersilahkan BPBD mengajukan anggaran jika hal tersebut memang prioritas. Pihaknya masih bisa mengusahakan di anggaran 2018 ini.

“Kalau memang ini mendesak, kita bisa usahakan dianggaran tahun 2018 ini. Bisa mendahului PAK atau paling tidak pada PAK nanti,” terangnya.

Keberadaan Speedboat tersebut seharusnya dipergunakan sebagaimana mestinya untuk penanggulangan cepat bencana yang terjadi diperairan laut Sumenep. Misalnya melakukan pencarian nelayan di Kecamatan Dungkek yang sudah 4 hari menghilang.(Emha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed